Secara berkala, sel telur yang sudah matang akan dikeluarkan dari indung telur. Sel telur ini akan bergerak melalui saluran telur menuju rahim. Sementara itu, dinding secara berkala akan menebal sehingga rahim siap menerima zigot hasil fertilisasi. Jika fertilisasi tidak terjadi, sel telur dan jaringan yang terbentuk pada dinding rahim akan luruh dan dikeluarkan dari rahim sebagai menstruasi (haid).
Siklus menstruasi ini berkaitan dengan pembentukan sel telur dan pembentukan endometrium (dinding rahim). Siklus menstruasi rata-rata 28 hari. Akan tetapi, tidak semua orang mempunyai siklus yang sama; ada yang masanya hanya 21 hari, dan ada pula yang mencapai 30 hari. Siklus ini dikendalikan oleh hormon-hormon reproduksi yang dihasilkan oleh hipotalamus, hipofisis, dan ovarium.
Remaja perempuan yang telah mengalami menstruasi dikatakan telah memasuki usia subur karena telah mengalami ovulasi (menghasilkan ovum).
Siklus menstruasi ini berkaitan dengan pembentukan sel telur dan pembentukan endometrium (dinding rahim). Siklus menstruasi rata-rata 28 hari. Akan tetapi, tidak semua orang mempunyai siklus yang sama; ada yang masanya hanya 21 hari, dan ada pula yang mencapai 30 hari. Siklus ini dikendalikan oleh hormon-hormon reproduksi yang dihasilkan oleh hipotalamus, hipofisis, dan ovarium.
Remaja perempuan yang telah mengalami menstruasi dikatakan telah memasuki usia subur karena telah mengalami ovulasi (menghasilkan ovum).
Wanita mulai mengalami menstruasi pada usia sekitar 9 - 15 tahun dan terus berlanjut sampai masa menopause pada usia sekitar 45-49 tahun. Setelah memasuki masa menopause scorang wanita tidak dapat menghasilkan ovum, karena semua oosit primer yang tersisa mengalami degradasi.
No comments:
Post a Comment